Cara Joging Buat Penyintas Autoimun

Ketika seseorang mulai berlatih dengan nyaman (bukan berlatih sampai lelah), perlahan tubuh akan mengeluarkan serotonin. Serotonin dikenal sebagai kontributor untuk perasaan bahagia dan rileks. Dengan begitu bisa mengelola stres. Salah satu olahraga yang bisa dilakukan adalah joging.   Joging atau lari merupakan olahraga sederhana, mudah dan murah, serta dapat dilakukan oleh siapa saja baik orang tua, muda, pria ataupun wanita. Manfaat yang didapat pun tidak kalah dengan olahraga lain seperti renang atau berlatih di pusat kebugaran. Bagaimana cara joging yang tepat buat penyintas autoimun ? 

 

Perbedaan Joging dan Lari

  • Perbedaan yang paling besar mendasar adalah langkah kaki. Pada joging, kaki melangkah kecil-kecil sehingga sepintas terlihat seperti berjalan cepat, sedangkan pada lari langkah kaki lebh lebar.
  • Kecepatan berlari lebih tinggi dibandingkan joging
  • Siku tangan membentuk sudut 90 derajat pada saat berlari dengan ayunan yang mantap dibandingkan joging yang lebih relaks.

Manfaat Bagi Tubuh Beberapa manfaat joging bagi tubuh diantaranya :

  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Dengan disertai pola makan yang baik dapat membantu menurunkan bobot tubuh
  • Apabila dilakukan secara teratur dan dengan porsi latihan yang cukup akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Memperbaiki fungsi kerja otak, karena sirkulasi darah yang baik saat berlari akan menyuplai oksigen ke seluruh tubuh termasuk otak

 

Persiapan Sebelum Berlari / Joging

  • Disarankan memakai sepatu khusus berlari dengan ukuran yang nyaman di kaki. Setiap individu memiliki keunikan tersendiri. Memilih sepatu lari merupakan awal yang harus dilakukan sebelum berlatih. Hal ini bertutujan agar tubuh terhindar dari cedera.
  • Kenakan pakaian olahraga yang nyaman dan menyerap keringat. Hindari bahan yang membuat tubuh tetap basah.
  • Minum air putih 1-2 gelas sebelum dan sesudah berlatih.

 

Sikap Tubuh Yang Benar Saat Joging / Lari

  • Telapak kaki : cobalah mendarat di bagian tengah pada telapak kaki Anda
  • Tangan : posisi telapak tangan agak sedikit menggenggam agar lengan dan bahu relaks.
  • Bahu : jaga bahu Anda agar tidak tegang dan selalu menjauh dari telinga
  • Siku : tekuk siku Anda dan tarik sedekat mungkin ke arah tubuh. Hindari gerakan “twist” saat joging/lari

 

Jika Anda belum pernah joging, mulailah berjalan kaki terlebih dahulu (total latihan 30 menit) yang diakhiri dengan berjalan pelan. Lakukanlah bertahap, mulai dengan berjalan pelan, jalan cepat, joging dan akhiri dengan berjalan pelan. Tubuh akan memberikan sinyal kapan harus berjalan, joging atau berjalan lebih cepat. Sertakan juga pemanasan sebelum memulai dan pendingan setelah selesai joging. Disarankan sebelum memulai latihan konsultasikan kondisi Anda terlebih dahulu kepada dokter. (Adeline Windy/Autoimmune True Story)

آپلود عکس