Liburan Lebaran 2018

Dah lama sekali rasanya tidak nulis di blog ini karena kesibukan di pekerjaan. Selain sedang fokus menyelesaikan masalah-masalah di kantor dan beberapa bulan ini berbagi tugas dengan istri as caregiver-ku untuk pekerjaan rumah, karena kami sepakat tidak pakai ART (asisten rumah tangga) lagi…alhasil urusan update meng update blog dan ber sosmed ria terbengkalai hehe…. apalagi kalau pas ada kesempatan liat whatsapp grup yang sudah mencapai ratusan or ribuan messages belum terbaca….waduuuh…paling cuman scrolling supaya tanda notifikasinya hilang aja soalnya dah gak sempat baca satu-satu….

Berbagi dengan istri sebagai caregiver saya, mulai dari ikut bantuin dia cuci-cuci perkakas, kadang masak masakan yang praktis-praktis buat anak, antar jemput les anak, belum untuk membagi waktu antara kerja dan istirahat yang diperlukan sebagai survivor autoimun supaya terhindar dari flare up (kambuh)…itu semua sudah cukup menyita waktu dan tenaga. 

Saya dapat membayangkan bagaimana teman-teman penyintas autoimun yang lain khususnya yang masih kerja kantoran, dalam menghadapi semua kesibukannya dan harus tetap mempertahankan kondisinya tetap prima. Padahal umumnya rata-rata penyintas hanya bisa melakukan 5-6 jam pekerjaan sehari. Saya sendiri bersyukur Tuhan masih beri kekuatan buat melakukan banyak aktifitas kantor dan di rumah. Kapan-kapan akan saya sharingkan lagi faktor yang membantu saya bisa bekerja lebih dari 5-6 jam sehari.

Pengen sekali sharing-sharing kegiatan dan tips praktis yang saya lakukan tadi via blog, fb atau media lainnya…tapi satu hal yang perlu tetap dijaga supaya imun gak berontak adalah manajemen istirahat….kuncinya adalah perlu belajar memahami sinyal tubuh yang muncul. Tanda-tanda itu bisa berbeda-beda setiap penyintas, maka harus belajar mengenali alarm diri sendiri. 

Kebetulan pas ada libur lebaran 2018 ini…..hore!….eh, kok horenya singkat amat….iya soalnya cuman dapat tanggal merah aja, karena di kantor tidak ada cuti bersama….coba kalo libur panjang kan bisa teriaknya panjang…horeeeeee….haha…yach disyukuri aja dah, lumayan daripada lumanyun….hehe…. Jadi ada kesempatan sedikit buat ketak-ketik. 

Sekaligus kesempatan mau mengucapkan :

“SELAMAT IDUL FITRI 1439 H, Mohon maaf lahir dan bathin”

buat semua teman-teman yang merayakannya. Ada sedikit kartu ucapan dan sedikit tips sehat untuk kita tetap ingat ber LDHS supaya ditengah godaan makanan fast food di sepanjang liburan ini tidak bikin teman-teman lupa diri tapi bisa tetap bijak memilih makanan yang sehat buat kebaikan sendiri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

آپلود عکس